pengembangan sistem informasi

20.00 Edit This 0 Comments »
pengembangan sistem informasi berbasis teknologi informasi, jangan asal punya !

Tepatlah kiranya saya sampaikan pemikiran ini bagi rekan-rekan dan bapak-ibu sekalian khususnya yang sedang berkesempatan mengatur suatu organisasi atau manajemen, dimanapun; bisa di perusahaan, sekolah, perguruan tinggi, lembaga, organisasi dan institusi lain.

teknologi informasi sudah lazim digunakan dimana-mana, mulai bangun tidur dipagi hari kita sudah disajikan alarm dari hp (handphone) kita, hingga jadwal meeting sekaligus tercatat dan mengingatkan pemiliknya. tren teknologi informasi saat ini sudah berbasis jaringan internet dan semua terakses tanpa batas waktu dan ruang.

implementasi sistem informasi berbasis teknologi informasi dalam bidang tertentu juga sudah sangat tertinggal apabila hanya sekedar membuat otomatis tetapi belum dapat bersinergi antara suatu sub sistem informasi dengan sub sistem informasi lainnya. analoginya seperti halnya kita sehari-hari dirumah tidak akan dapat hidup tanpa berkomunikasi dengan lingkungan. (biasa hal ini dalam teknologi informasi dikenal dengan enterprise system yang terintegrasi). apabila kerangka pikir pengguna di level manajemen atas dan menengah sudah berusaha untuk ideal dalam mewujudkan sistem informasi yang saling bersinergi tentunya pengembangan-pengembangan sistem di institusinya

Salah satu kendala utama yang disampaikan penentu kebijakan dalam mewujudkan sistem yang sering penulis jumpai adalah beaya pengembangan sistem dan pegadaan infrastrukturnya. Namun seringkali kendala ini tidak mendapatkan solusi yang tepat apabila dihadapkan dengan kebutuhan dan regulasi yang mensyaratkan penggunaan sistem informasi. Sebagai langkah praktis untuk mewujudkan pengadaan sistem dengan membuat sistem informasi tanpa perencanaan desain dan proyeksi kebutuhan jangka panjang. Biasanya sistem hanya dibangun dengan pertimbangan merubah pekerjaan manual menjadi otomatis dengan biaya murah. Bahkan sering dijumpai juga menggunakan sistem informasi yang bersifat retail untuk suatu instansi yang seharusnya perlu mengakomodir kebijakan-kebijakan manajemen lokal sehingga memaksa kebijakan atau peraturan lokal tersebut hilang karena merujuk software yang baru yang sebenarnya tidak cocok.

merujuk pada tulisan oleh Bpak Priyo tentang SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN TERPADU, dalam pembahasan untuk sistem lain tidak terlalu jauh beda.

pengertian design grafis

23.28 Edit This 0 Comments »
Pengertian Desain Grafis
Desain Grafis berasal dari 2 buah kata yaitu Desain dan Grafis, kata Desain berarti proses atau perbuatan dengan mengatur segala sesuatu sebelum bertindak atau merancang. Sedangkan Grafis adalah titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak. Jadi dengan demikian Desain Grafis adalah kombinasi kompleks antara kata-kata, gambar, angka, grafik, foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bias menggabungkan elemen-elemen ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus atau sangat berguna dalam bidang gambar.

Desain Grafis adalah cabang ilmu dari seni Desain yang dalam perkembangannya Desain Grafis dibantu oleh komputer dalam mendesain sebuah object. Orang yang bekerja dalam bidang ini di sebut seorang Desainer dan seorang Desainer harus memiliki minimal 5 (lima) Dimensi Keilmuan yaitu :

1. Wawasan Teknologi

2. Wawasan Sains

3. Wawasan Seni

4. Wawasan Sosial Dan Budaya

5. Wawacan Filsafat Dan Etika

Software dalam Desain Grafis

Banyak sekali software-software yang digunakan dalam dunia Desain Grafis diantaranya adalah : Adobe Photoshop, Corel Draw, Ilustrator dan lain sebagainya… sehingga seorang Desainer Grafis dapat memilih software andalannya dalam mengerjakan project Designnya.

pengerian disgn grafis menurut para tokoh

Desain grafis dalam pandangan Ilmu Komunikasi adalah metode menyampaikan pesan visual berwujud teks dan gambar dari komunikator kepada komunikan. Dalam mendesain surat kabar misalnya, desainer grafis memerlukan pengetahuan tentang kebisaaan sang pembaca media agar dengan mudah mendesain tata letak dan visual yang cocok. Ini dengan motif agar pesan yang hendak disampaikan oleh media tersebut diterima dan sampai pada pembaca. Desain grafis juga lazim disebut desain komunikasi visual.

Pakar komunikasi, Everett M. Rogers mendefinisikan komunikasi sebagai proses di mana suatu ide dialihkan dari sumber kepada penerima atau lebih, dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka.

Sedangkan Shannon dan Weaver (1949) memahami komunikasi sebagai bentuk interaksi manusia yang saling mempengaruhi satu sama lain. Tidak terbatas pada bentuk komunikasi menggunakan bahasa verbal, tetapi juga dalam hal ekspresi muka, seni dan teknologi.

Hafied Cangara (2000) dalam Pengantar Ilmu Komunikasi mencatat bahwa komunikasi bisa berlaku sebagai seni. Jelas Cangara, komunikasi memiliki nilai estetika yang diterapkan dalam praktik-praktik komunikasi seperti penulisan berita, roman, novel, penyiaran untuk radio, televisi, seni grafika (grafis-pen), retorika, akting, penulisan skenario, penulisan buku dan sebagainya. Maka. jelaslah terdapat benang merah yang menghubungkan komunikasi dengan praktik desain grafis.

Secara sederhana dan jelas formula komunikasi dibentuk oleh David K. Berlo pada tahun 1960-an. Ia menyebut formula itu sebagai SMCR, yakni: Source(sumber/pengirim/komunikator/sender/encoder),Message pesan/content/informasi), Channel (saluran-saluran, media) dan Receiver (penerima/decoder).



Beberapa definisi desain grafis dari para tokoh antara lain :
Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai ” aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri“. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi.

Sedangkan Jessica Helfand mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat.

Menurut Danton Sihombing desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.

Menurut Michael Kroeger, Visual Communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition).
Warren dalam Suyanto memaknai desain grafis sebagai suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual.

Sedangkan Blanchard mendefinisikan desain grafis sebagai suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan.
Secara umum pengertian dari desain grafis adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya.Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.

lebaraaaaannn

19.42 Edit This 0 Comments »
cihuyyy.. akhirnya lebaran dateng pulaaa..
udah maap maapan ma tetengga tetangga,sodara sodara..sekarang maapan ma semua yang ada didunia maya..
MINAL AIDIN WALFAIZIN YA...

pengalaman kebun raya bogor

22.09 Edit This 0 Comments »
Seperti yang kita ketahui, di Indonesia beraneka ragam suku-suku. Setiap provinsi, memiliki bahasa, adat, makanan khas berbeda dan tetapi tetap satu jua. Serangga bak seperti itu. Di Indonesia terdapat berbagai jenis serangga selayaknya suku-suku di Indonesia. Jika tiap suku berbeda bahasanya, adatnya, dan seni budaya, begitupun serangga. Serangga memiliki ciri khusus selayaknya ciri khusus yang dijelaskan tentang suku. Setiap daerah asal serangga, memiliki keunikan tersendiri, sehingga kita bisa bedakan antara serangga yang satu dan yang lain.perbedaan itu terlihat dalam segi bentuk sayap, corak warna, bentuk mulut, dan terutama nama ilmiah masing-masing. Disitulah keunikan dari serangga, dengan melihat bentuk dan corak warna serangga, kita dapat mengetahui daerah asal masing-masing.
Perjalanan meneliti ke Kebun Raya Bogor, kita terbagi dalam dua kelompok. Kelompok yang pertama mendapat tugas penelitian tentang tumbuhan. Dan kelompok kedua khususnya kelompok saya, mendapat tugas penelitian tentang serangga.
Tujuan utama saya di Kebun Raya Bogor untuk meneliti beraneka ragam serangga di Indonesia yaitu Museum Zoologi. Museum zoology terletak bagian Barat dilihat pada peta Kebun Raya Bogor dan arak tempuh kesana sekitar ±100 meter. Peta ini kita bisa dapatkan di pintu masuk utama bagian informasi. Untuk masuk ke Kebun Raya Bogor, dikenakan biaya Rp 9500,-. Selain ditunjukkan di peta, kita juga diberi petunjuk di setiap persimpangan. Petunjuk ini menununjukka arah tempat-tempat yang berada di Kebun Raya Bogor.
Di museum zoology terdapat banyak ruangan sesuai dengan temanya. Ruangan tersebut menunjukkan dan menjelaskan bahwa tiap ruangan berbeda jenis hewan yang dipajang. Misalkan ruangan khusus hewan mamalia, aves, hewan-hewan laut, reptil, dan tujuan penelitian saya yaitu serangga. Hewan-hewan yang dipajang di museum Zoologi ini berupa hewan-hewan hasil pegawetan dan ditaruh dalam box. Sehingga hewan-hewan ini tampak lebih asli dan jelas bentuk tubuhnya walaupun dilihat dengan perantara kaca.
Kegiatan penelitian ini, saya lebih khususkan untuk meneliti kelompok serangga yang dihasilkan Indonesia. Didalam ruangan serangga saya menyediakan media dokumentasi berupa handicamp. Dengan alat ini, saya bisa menyajikan gambaran bentuk serangga untuk melengkapi laporan hasil penelitian. Didalam ruangan kelompok serangga, terdapat banyak box yang menunjukkan jenis dari serangga. Contohnya kupu-kupu, secara kasat mata terlihat perberbedaan antara kupu-kupu yang satu dengan yang lain. Bak dari corak warnanya sampai bentuk sayapnya. Contoh lain selain kupu-kupu yaitu kecoa. Kecoak ini sama halnya dengan kupu-kupu, yaitu perbedaan terdapat sesuai dengan daerah asalnya. Seperti kita ketahui pada dasarnya habitat dari kecoak identik dengan tempat-tempat yang tidak layak dikunjungi oleh manusia, tetapi serangga ini memiliki keunikan tersendiri. Yaitu jumlah produksi atau tingkat perkembangbiakannya sangat tinggi. Sehingga masyarakat Indonesia menciptakan berbagai bahan kimia untuk mengurangi jumlah populasi dari kecoak tersebut.
Dengan jumlah serangga yang sangat banyak, serangga dibedakan dengan nama-nama ilmiah masing-masing sesuai dengan kelasnya. Kekurangan dari museum zoology tersebut yaitu pada saat saya meneliti yang diberi informasi pada serangga hanya nama ilmiah, nama serangga, dan daerah asal. Padahal saya juga membutuhkan data habitat dari serangga tersebut agar hasil laporan penelitian saya lebih lengkap.
Seperti yang saya jelaskan, serangga itu bak suku-suku di Indonesia, sesuai dengan daerah asalnya. Tetapi, dalam penelitian serangga ini, saya mendapat banyak ilmu tentang hewan khususnya serangga yang masih kurang saya dapatkan dijenjang SMA sampai jenjang kuliah semester empat. Dan kekurangan saya sebagai mahasiswa Teknik Informatika lebih mengutamakan sesuatu yang bersifat teknologi tanpa memperhatikan beraneka ragam kekayaan Indonesia yang mesti dipelajari dan dipublikasin kedunia agar semua orang dapat tahu bahwa Indonesia jauh lebih berkembang dari Negara-negara lain.

e- commerce

22.03 Edit This 0 Comments »
Perkembangan E-Commerce

E-Commerce termasuk salah satu istilah pada ” perdagangan elektronik’ yang berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik merupakan aktivitas perdagangan yang memanfaatkan transaksi komersial, misalnya mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian secara elektronik.

Kemudian berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunya istilah yang lebih tepat yaitu “perdagangan web” (pembelian barang dan jasa melalui World Wide Web). Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak jurnalis memperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sektor ekonomi baru. Sehingga Antara pada era 1998 dan 2000 banyak bisnis di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.

E-com, atau Electronic Commerce merupakan salah satu teknologi yang berkembang pesat dalam dunia bisnis dan per-internet-an. Penggunaann sistem E-commerce, sebenarnya dapat menguntungkan banyak pihak, baik pihak konsumen, maupun pihak produsen dan penjual (retailer). Misalnya bagi pihak konsumen, menggunakan E-Commerce dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. Selain itu, harga barang-barang yang dijual melalui E-Commerce biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional.

Di Indonesia, sistem E-commerce ini kurang populer, karena banyak pengguna internet yang masih meragukan keamanan sistem ini, dan kurangnya pengetahuan mereka mengenai apa itu E-Commerce yang sebenarnya. Sehingga sampai saat ini, web resmi yang telah menyelenggarakan e-commerce di Indonesia adalah RisTI Shop. Risti, yaitu Divisi Riset dan Teknologi Informasi milik PT. Telkom, menyediakan layanan e-commerce untuk penyediaan informasi produk peralatan telekomunikasi dan non-telekomunikasi. Web ini juga telah mendukung proses transaksi secara online.

Selain RisTI, tampaknya belum ada web lain yang menyelenggarakan E-commerce di Indonesia. Padahal, untuk membuat sistem E-commerce, investasi yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Selain itu, lingkup pemasaran produknya bisa jauh lebih luas dan biaya penyelenggaraan serta promosi pada E-commerce juga lebih kecil jika dibandingkan dengan biaya pada sitem toko konvensional.

Perkembangan teknologi informasi menyebabkan terjadinya perubahan kultur kita sehari-hari dewasa ini. Dalam era yang disebut “information age” ini, media elektronik menjadi salah satu media andalan untuk melakukan komunikasi dan bisnis, salah satu cara yang mulai dilirik adalah dengan menggunakan internet. Salah satu bentuk nyata bisnis yang memanfaatkan internet tersebut dinamakan e-commerce, yang merupakan perkembangan dari commerce dengan menggunakan media elektronik yaitu internet. Walaupun masih banyak para pelaku bisnis yang belum mengenal betul tentang internet tersebut tetapi karena desakan bisnis yang semakin mengarah ke media ini, banyak para pelaku bisnis mulai menggunakan ini. Bagi pebisnis yang belum benar-benar

mengerti akan menggunakan jasa outsourcing dalam aktifitas ini. Disini lain, pebisnis yang mulai mengerti atas manfaat dari e-commerce ini mulai membangun sebuah sistem untuk mengimplementasikan sistem ini dalam aktifitas perusahaannya.

Adapun keuntungan utama yang didapat dengan menggunakan teknologi ini adalah open platform yang tidak tergantung kepada satu vendor tertentu, sehingga sistem e-commerce tersebut dapat dikembangkan dengan cepat tanpa terikat dengan satu vendor tertentu. Walapun hingga saat ini belum ada defenisi baku dari e-commerce, beberapa mengatakan bahwa e-commerce adalah website yang digunakan untuk berdagang (semacam storefront), di lain pihak ada menghubungan e-commerce dengan EDI (electronik data interchange) dan seterusnya. Sebagai contoh, berikut ini adalah salah satu definisi dari e-commerce yang mendekati aktifitas dari e-commerce tersebut yang diambil dari sebuah buku Electronic Commerce, A Managerial Prespective (Turban, 2002): “E-commerce is an emerging concept that describes the process of buying, selling, or exchanging products, services, and information via computer networks, including internet.” Sehingga, jika kita lebih mendalami defenisi diatas, dapatlah dikatakan bahwa e-commerce dalam prespektif komunikasi merupakan aktifitas pengiriman atau penjualan produk, service dan informasi atau pembayaran melalui jaringan computer atau internet, sedangkan dalam prespektif proses bisnis adalah suatu sistem yang menggunakan teknologi informasi dalam mewujudkan otomisasi transaksi bisnis dan work flow, dalamperspektif service dikatakan bahwa e-commerce merupakan suatu cara bagi perusahaan, konsumen dan manajemen untuk memangkas biaya yang ada, selama hal itu tetap meningkatkan kualitas dari produk/service dan kecepatan dalam distribusinya sedangkan yang terakhir dalam prespektif online, e-commerce menyediakan kesempatan untuk membeli dan menjual produk/service dan informasi dengan menggunakan internet dan sarana pelayanan online lainnya.

Dengan melihat tujuan-tujuan di atas, dapat disimpulkan bahwa e-commerce merupakan sebuah sistem yang dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam berbisnis dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas dari produk/service dan informasi serta mengurangi biaya-biaya yang tidak diperlukan sehingga harga dari produk/service dan informasi tersebut dapat ditekan sedemikian rupa tanpa mengurangi dari kualitas yang ada. Jenis-jenis E-Commerce Secara umum aktifitas dari e-commerce mencakup berbagai aktifitas mulai dari direct marketing, search jobs, online banking, banking, e-government, e-purchasing, B2B exchanges, ccommerce, m-commerce, auctions, travel, online publishing dan consumer services. Dalam aplikasinya e-commerce dapat dibagi menjadi dua bagian besar yaitu business to business (B2B) dan business to customer (B2C). Dalam perkembangannya B2B lebih pesat dibandingkan B2C. Business to business dalam e-commerce umumnya menggunakan mekanisme EDI (electronic data interchange). Tetapi karena begitu banyaknya standarisasi yang ada, dalam pelaksanaannya menyulitkan antara pebisnis untuk saling berinteraksi sehingga berkembanglah dewasa ini yang dinamakan Extensible Markup Language (XML) yang dikembangkan oleh World Wide Web Consortium (W3C). dalam XML ini tersimpan struktur dan jenis elemen data di dalam dokumennya yang berbentuk tags seperti HTML sehingga sangat efektif digunakan dalam system yang berbeda. Sehingga yang sebelumnya EDI menggunakan jaringan yang sering disebut VAN (value added network) dengan populernya jaringan internet mulai dikenal sebuah system yang disebut EDI over internet dan system lainnya yang sedang berkembang seperti electronic/internet procurement dan ERP (enterprise resource planning).

Secara umum adapun aktifitas dari B2B ini seperti trading partners dan pertukaran data (data exchange) yang dilakukan secara rutin antara pebisnis. Sedangkan dalam business to customer (B2C) umumnya menggunakan internet dengan berbagai model pendekatan seperti electronic shopping mall atau dengan konsep portal. Kedua-duanya menggunakan website sebagai basisnya. Aktifitas electronic shopping mall lebih ke mempromosikan produk dan service yang ada dengan dukungan online catalog dan sebagainya. Adapun contoh dari system ini seperti amazon (http://www.amazon.com) dan netmarket (http://www.netmarket.com). Sedangkan dalam konsep portal lebih ke pelayanan yang lebih kompleks dimana electronic shopping mall juga termasuk didalamnya, dengan tetap berbasis website, di dalam portal ini juga terdapat pelayanan lainnya seperti e-mail, online database, news dan sebagainya. Adapun contoh dari sistem ini seperti netscape home (http://home.netscape.com) dan yahoo(http://www.yahoo.com).

KEUNTUNGAN DAN KEKURANGAN DARI E-COMMERCE

Dalam implementasinya, keuntungan dari e-commerce tidak saja dirasakan oleh para pebisnis tetapi juga dapat dirasakan oleh konsumen, masyarakat luas dan pemerintah. Di bawah ini merupakan gambaran keuntungan dan kekurangan dari e-commerce yang dirangkum dalam tiga bagian, dalam prespektif produsen, konsumen serta masyarakat dan pemerintahan. Adapun keuntungan e-commerce pada produsen adalah:

- Memberikan kesempatan kepada produsen untuk meningkatkan pemasaran produk/servicenya secara global.

- Mengurangi penggunaan paper/kertas di berbagai aktifitas mulai dari tahapan desain, produksi, pengepakan, pengiriman, distribusi hingga marketing.

- Mengurangi waktu delay dari pengiriman dan penyimpanan karena antara sistem produksi, pengepakan, penyimpanan dan distribusi terkoneksi secara online.

- Membantu perusahaan-perusahaan yang memproduksi produk/service yang sangat spesifik yang tidak dapat dipasarkan dalam bisnis secara fisik, karena keterbatasan konsumen, tempat dan biaya promosi yang tinggi.

- Mengurangi waktu dan biaya prosmosi dari produk/service yang dipasarkan karena tersedianya informasi secara menyeluruh di internet sepanjang waktu. Adapun keuntungan e-commerce pada konsumen adalah:

- Memberikan kesempatan konsumen yang berada di belahan dunia manapun untuk dapat menggunakan sebuah produk/service yang dihasilkan dari belahan dunia yang berbeda dan melakukan transaksi dan meraih informasi dari pihak pertama sepanjang tahun.

- Memberikan kesempatan konsumen untuk mendapatkan produk/service terbaik dari berbagai pilihan yang ada karena konsumen mendapat kesempatan untuk memilih berbagai jenis produk/service secara langsung.

- Memberikan kesempatan bagi konsumen yang terpisah tempat tinggalnya dari produsen untuk berinteraksi, berdiskusi dan bertukar pengalaman. Sehingga akan sangat menguntungkan produsen untuk meningkatkan kualitas produk/servicenya sesuai dengan yang diinginkan oleh konsumen. Adapun keuntungan e-commerce pada masyarakat dan pemerintah adalah:

- Semakin banyak manusia yang bekerja dan beraktifitas di rumah dengan menggunakan internet berarti mengurangi perjalanan untuk bekerja, belanja dan aktifitas lainnya, sehingga mengurangi kemacetan jalan dan mereduksi polusi udara.

- Meningkatkan daya beli dan kesempatan masyarakat untuk mendapatkan produksi/service yang terbaik karena perusahaan yang mengeluarkan produk/service dapat menjualnya lebih murah karena biaya produksi yang rendah.

- Mengurangi pengangguran karena masyarakat semakin bergairah untuk berbisnis karena cara kerja yang gampang dan tanpa modal yang besar.

- Meningkatkan daya kreatifitas masyarakat, berbagai jenis produk dapat dipasarkan dengan baik, sehingga akhirnya juga membantu pemerintah untuk menggairahkan perdagangan khususnya usaha kecil menengah. Secara umum, implementasi e-commerce dalam bisnis dapat meningkatkan kualitas dari produk/service serta menurunkan biaya produksi yang akhirnya akan menurunkan harga penjualan. Ketika konsumen dapat memilih produk/service yang terbaik baginya, produsen terus semakin berlomba meningkatkan kualitas dari produk/service yang ada dan terus mencari ide-ide baru yang disukai pasar serta berusaha mengurangi biaya produksi agar tetap mendapatkan harga produk/service yang terjangkau. Jika siklus ini berjalan dengan baik, tingkat produksi dan kualitas akan terus meningkat, ragam dari produk/service akan semakin banyak dan harga akan semakin terjangkau. Selain itu semakin menumbuhkan kreatifitas dan keberanian bagi pemula bisnis untuk memulai usahanya karena setiap orang dapat memulai bisnisnya walau sekecil apapun dan sebegitu spesial produk/service yang dihasilkan.

studi kelayakan

21.36 Edit This 0 Comments »


Studi Kelayakan
Yaitu tahapan untuk memperoleh gambaran tentang kemungkinan apa yang akan terjadi dengan proyek tersebut. Apaka proyek yang dibangun akan memberikan manfaat secara komersial atau yang bersifat nonkomersial.
Hasil studi kelayakan merupakan informasi yang sangat berharga bagi proyek/pemberi pinjaman dalam rangka memudahkan pengambilan keputusan, apakah proyek yang bersangkutan dapat dipertanggungjawabkan pelaksanaannya untuk layak dibangun atau tidak.
Dalam melakukan studi kelayakan, maka akan ditinjau dari berbagai aspek:
1.       Aspek teknis
Yaitu meneliti serta mengevaluasi apakah hasil tertentu yang ingin dicapai memang memungkinkan untuk dicapai dengan teknologi yang ada. Bilamana dapat dicapai dengan menggunakan teknologi yang ada, maka proyek tersebut dapat dikatakan layak untuk dilaksanakan.
Hal-hal yang diuraikan dalam aspek ini.
·         Tipe dan fasilitas yang didirikan.
·         Pemilihan lokasi
·         Jenis teknologi yang akan dipakai.
·         Pengalaman kerja yang didapat dari proyek yang sejenis.
·         Sumber daya manusia yang tersedia.
·         Pengadaan bahan/material

2.       Aspek yuridis
Yaitu meneliti dan mengevaluasi apakah hasil tertentu yang ingin dicapai tersebut memang dibenarkan oleh peraturan-peraturan hukum yang berlaku. Bilaman memang debenarkan oleh hukum yang berlaku, maka proyek tersebut dikatakan layak.

3.       Aspek social dan lingkungan hidup
Yaitu meneliti dan mengevaluasi apakah hasil tertentu yang ingin dicapai akan memberikan dampak yang posotif atau memberikan dampak social yang negative
Bilamana akan memberikan dampak positif, maka proyek tersebut dikatan layak.
Aspek ini juga membahas mengenai pencegahan secara awal pengaruh negatif yang akan timbul di kemudian hari.

4.       Aspek ekonomis
Yaitu meneliti dan mengevaluasi apakah hasil yang ingin dicapai memang menguntungkan secara ekonomis.
Bila memang menguntungkan, maka proyek dianggap layak untuk dilaksanakan.
Pengertian menguntungkan dapat diuraikan antara lain:

Penciptaan lapangan kerja
Meningkatkan penghasilan secara nasional
Merangsang peningkatan standar kehidupan lingkungannya.
oleh karena itu maka pada proyek kita sangat membutuhkan studi kelayakan agar mendapatkan tujuan dari proyek yang kita harapkan.

SISTEM PAKAR ( EXPERT SYSTEM )

06.05 Edit This 0 Comments »
System pakar (expert system ) merupakan paket perangkat lunak atau paket program komputer yang ditujukan sebagai penyedia nasehat dan sarana bantu dalam memecahkan masalah di bidang-bidang spesialisasi tertentu seperti sains, perekayasaan, matematika, kedokteran, pendidikan dan sebagainya. Expert system merupakan subset dari Artificial Intelegence. dapat melakukan tugas pemecahan masalah dalam porsi yang lebih besar dari pada    yang dapat dilakukan oleh aplikasi komputer lain.
Keunggulan sistem pakar :
a. Kemampuan menghimpun data dalam jumlah yang sangat besar.
b. Kemampuan menyimpan data tersebut untuk jangka waktu yang panjang dalam
    suatu bentuk yang tertentu.
c. Kemampuan mengerjakan perhitungan secara tepat dan tepat dan tanpa jemu mencari          
    kembali data yang tersimpan dengan kecepatan tinggi.
Kemampuan sistem pakar :
a. Menjawab berbagai pertanyaan yang menyangkut bidang keahliannya.
b. Bila diperlukan dapat menyajikan asumsi dan alur penalaran yang digunakan untuk sampai
    ke jawaban yang dikehendaki.
c. Menambah fakta kaidah dan alur penalaran sahih yang baru ke dalam otaknya.

Ø      ARTIFICIAL INTELLIGENT
Artificial Intelligence / AI adalah aktifitas penyertaan mesin seperti komputer yang mempunyai kemampuan untuk menampilkan tingkah laku yang dianggap intelligent jika dibandingkan dengan manusia. AI muncul sejak dua tahun setelah komputer pertama diinstal untuk kebutuhan bisnis.

Bidang AI
AI terdiri dari bidang kerja sebagai berikut :
a. Persepsi
b. Belajar
c. Pemrograman otomatis.

Ø      EXPERT SYSTEM DAN DSS
      Perbedaan antara expert sistem dan DSS adalah :

1. DSS terdiri dari routine merefleksikan keyakinan manajer dalam caranya memecahkan masalah. Keputusan yang dihasilkan oleh DSS merefleksikan gaya kemampuan manajer, sebaliknya expert sistem memberikan peluang untuk mendapatkan kemampuan dalam membuat keputusan melebihi kemampuan yang dimiliki manajer.
2. Expert System mempunyai kemampuan untuk menjelaskan jalur penalaran yang diikuti pencapaian pemecahan tertentu, penjelasan mengenai bagaimana pemecahan dicapai akan lebih berguna dari pada pemecahan itu sendiri.
Ø      KOMPONEN EXPERT SYSTEM
  1. User Interface
  2. Knowledge base
  3. Inference engine
  4. Development engine

  1. User interface
Memungkinkan pemakai untuk dapat berinteraksi dengan expert system. User interface memungkinkan manajer untuk memasukkan instruksi dan informasi ke dalam expert system dan menerima informasi darinya. Manajer memasukkan instruksi untuk menentukan parameter yang memberi pedoman bagi expert melalui proses penalarannya. Informasi yang dimasukkan oleh menajer berbentuk nilai yang disesuaikan dengan variabel tertentu.
            Output expert system
            Expert system dirancang untuk memberikan pemecahan atau solusi. Ada dua jenis
            penjelasan, yaitu :
            a. Penjelasan pertanyaan. Manajer mungkin membutuhkan penjelasan selagi expert
               system melakukan penalaran. Mungkin expert system akan memberitahu manajer
               untuk memasukkan beberapa informasi.
            b. Penjelasan pemecahan masalah. Setelah expert system memberikan pemecahan
               masalah, manajer dapat minta penjelasan mengenai cara mendapatkan pemecahan
               tersebut. Expert system akan menampilkan setiap langkah penalaran yang
               menghasilkan pemecahan.
  1. Knowledge Base
Knowledge base berisi fakta yang menjelaskan bidang masalah dan kowledge  representation technique yang menjelaskan cara penggabungan fakta tersebut dalam cara yang logis. Istilah problem domain digunakan untuk menjelaskan bidang masalah.

  1. Inference Engine
Adalah komponen atau bagian dari expert system yang melakukan penalaran dengan menggunakan isi dari knowledge base dengan urutan tertentu.
Selama proses konsultai, inference engine meneliti rule dari knowledge base sekali waktu, dan bila kondisi rule benar maka akan diambil tindakan tertentu. Dalam terminologi expert system, rule tersebut ditembakkan (is fired) bila tindakan sudah dilakukan.

  1. Development engine
development engine digunakan untuk menciptakan expert system. Ada dua cara dasar penciptaan, yaitu dengan menggunakan bahasa pemrograman dan menggunakan shell expert system.

Manfaat expert system bagi perusahaan
·        Penampilan perusahaan yang lebih baik. Bila manajer perusahaan menjalankan kemampuannya dalam memecahkan masalah dengan menggunakan expert system, maka perusahaan akan memperoleh manfaat dari keseluruhan penampilan yang lebih baik.
·        Kontrol pemeliharaan dengan pengetahuan. Perusahaan mengorbankan biaya untuk mengembangkan pengetahuan khusus yang dibutuhkan oleh para karyawannya. Expert system memberikan peluang bagi karyawan yang berpengalaman untuk menambah pengetahuan lagi.

Manfaat expert system bagi manajer

Mempertimbangkan Alternatif Yang Lebih Banyak. Sebagai contoh, manajer keuangan telah mampu menelusuri penampilan sebesar 30 stok, karena volume data yang harus diurus dengan bantuan expert system sebesar 300 stok. Maka mestinya ia juga dapat meningkatkan kemampuan dalam memilih yang terbaik.
Menerapkan Tingkat Logika Yang Lebih Tinggi. Hal ini memungkinkan manajer dapat melakukan logika yang lebih tinggi dari biasanya.
Mempunyai Tingkat Logika Yang Lebih Banyak Untuk Mengevaluasi Hasil Keputusan. Keuntungan yang diberikan expert system dengan imbangan pemikiran manusia ini adalah kecepatan pemberian saran tersebut.
Pemecahan Konsisten Yang Lebih Banyak. Bila penalaran telah deprogram dalam computer, maka manajer akan mendapatkan proses pemecahan yang sama untuk tiap masalah berikutnya.

Kelemahan expert system
Yang pertama, tidak dapat mengatasi pengetahuan yang tidak konsisten. Dalam bisnis, hanya ada sedikit hal yang bersifat benar sepanjang waktu dikarenakan adanya variabilitas penampilan manusia, yang kedua, tidak dapat untuk melakukan penampilan intuitif, sebagaimana hal ini dimiliki oleh manusia.